Karakteristik Masalah/Soal Matematika yang Sesuai untuk Anak

Untuk tujuan terjadinya proses pemecahan masalah dalam kegiatan belajar anak (SD dan SMP), maka diperlukan adanya soal-soal yang memenuhi kriteria soal pemecahan masalah (problem solving), khususnya dalam belajar matematika. Sebagai acuan dalam penyusunan soal pemecahan masalah, berikut ini akan kami uraikan ciri-ciri, syarat, atau karakteristik soal-soal pemecahan masalah yang telah kami rangkum dari berbagai sumber.

karakteristik masalah matematika yang sesuai untuk anak-guru pantura

Terdapat tiga syarat suatu persoalan dikatakan sebagai masalah (Ruseffendi, 2006), yaitu:
  1. Persoalan tersebut belum diketahui bagaimana prosedur menyelesaikannya. Persoalan yang sudah diketahui bagaimana cara menyelesaikannya hanyalah disebut dengan soal-soal rutin.
  2. Persoalan tersebut sesuai dengan tingkat berfikir dan pengetahuan prasyarat siswa, soal yang terlalu mudah atau sebaliknya terlalu sulit bukan merupakan masalah.
  3. Apabila siswa mempunyai niat untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

karakteristik masalah matematika yang baik untuk anak-guru pantura

Karakteristik masalah atau soal matematik yang baik dan sesuai bagi anak/siswa SD dan SMP, adalah:
  1. Masalah hendaknya memiliki lebih dari satu cara penyelesaian dan lebih dari satu cara/metode. Contoh: Rudi memiliki uang Rp 60.000,- Dia menggunakan uang tersebut untuk membayar tiket menonton film di bioskop sebesar Rp 35.000,- dan membeli Popcorn Rp 9.000,-. Berapa sisa uang yang dimilikinya sekarang?
  2. Masalah hendaknya memiliki lebih dari satu jawaban. Contoh: Selisih kuadrat dua buah bilangan bulat adalah 48. Tentukan bilangan-bilangan tersebut!
  3. Masalah hendaknya menggunakan bahasa yang jelas dan tidak menimbulkan salah tafsir.
  4. Masalah hendaknya menarik (menantang) serta relevan dengan kehidupan/situasi nyata siswa. Contoh: Beberapa anak berlatih futsal setiap hari Selasa. Jika hari ini adalah Selasa 20 September 2016, pada tanggal berapa mereka akan berlatih kembali.
  5. Melibatkan logika, penalaran, dan uji coba. Contoh: Tiga orang siswa menebak banyaknya permen yang terdapat dalam plastik. Mereka menebak 20, 23, dan 21. Siswa pertama tebakannya keliru 1 angka, siswa kedua keliru 3 angka, dan siswa ketiga jawabannya tepat. Berapa banyak permen tersebut?
  6. Masalah hendaknya mengandung nilai (konsep) matematik yang nyata, sehingga masalah tersebut dapat meningkatkan pemahaman dan memperluas pengetahuan matematika siswa.

Sumber Rujukan
Ruseffendi, H.E.T. (2006). Pengantar Kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: PT. Tarsito.
Sugiman, Kusumah, Y.S., & Sabandar, J. Pemecahan Masalah Matematik Dalam Matematika Realistik. Bandung: UPI.
Wahyudi. Pemecahan Masalah Matematika. Salatiga: UKSW.

Semoga artikel tentang Karakteristik Soal Matematika yang Sesuai Untuk Anak/Siswa SD & SMP dapat bermanfaat.
Salam Guru Pantura.



0 Komentar pada "Karakteristik Masalah/Soal Matematika yang Sesuai untuk Anak"

Poskan Komentar

Silakan tinggalkan komentar untuk saran, kritik, atau pertanyaan. Centang kotak "Beri tahu saya" di bawah komentar untuk mengetahui balasan via e-mail.
Bagi yang membutuhkan informasi spesifik, silakan menghubungi melalui laman Contact Me atau melalui laman Facebook.
Terima Kasih.