Puisi Cinta Jenaka Sederhana

Ini adalah salah satu puisi cinta sindiran/jenaka yang sengaja saya buat sendiri untuk saya ikutsertakan dalam mengisi lomba kategori puisi cinta jenaka tahun 2010 pada acara festival bulan bahasa di Language Training Center (LTC), UKSW, Salatiga. Puisi cinta ini adalah karya saya sendiri yang sangat sederhana dan masih sangat jauh dari kata baik, tetapi alhamdulillah malah mendapatkan kehormatan sebagai juara dalam kategorinya.

Selain puisi cinta jenaka ini, saya juga pernah membuat puisi lainnya yang berjudul PUISI CINTA MATERI IPA. Pada kesempatan kali ini saya share puisi cinta jenaka tersebut di sini, semoga dapat menginspirasi ataupun sekadar menjadi hiburan dan membuat kawan semua tersenyum nyengir :).



Cintaku ini… ?
Sang mentari menari-nari di atas rambutku setiap hari.
Mencoba mengajakku berlari meninggalkan dirimu sendiri.
Tapi cintaku padamu tak seperti operator Indosat ataupun 3.
Penuh dengan janji-janji yang selalu berubah setiap hari…

Cintaku padamu, putih, suci dan selalu abadi.
Meski tak seputih kertas HVS maupun Cut Tari.
Tetapi cintaku akan menjadi printer dan mesin fotocopy.
Selalu mencetak tinta-tinta warna di lembaran hidupmu nanti…

Cintaku padamu, tumbuh dan berkembang setiap waktu.
Walaupun tak secepat tumbuhnya jamur dan panu di kulitku.
Dan tidak secepat perkembangan ekonomi di negaraku.
Tetapi cintaku bisa melompati waktu, dan tingginya pohon cabai di depanku…

Cintaku padamu, fakta, nyata dan sebuah realita.
Meskipun tak semahal harga gula saat Hari Raya.
Serta tidak setenar Universitas Kristen Satya Wacana.
Tetapi, inilah fakta cinta dan rasa yang paling nyata di dalam dada…
                                                       ------------o|o------------

Sedikit oleh-oleh yang saya bawa pulang dari lomba membuat dan membaca puisi jenaka di LTC :D

Salam Guru Pantura

Puisi Cinta Jenaka



12 Komentar pada "Puisi Cinta Jenaka Sederhana"

  1. Hahaha... Puisi yang bagus dan lucu, pantas saja menang..
    Salam kenal sob dari UKSW

    BalasHapus
    Balasan
    1. Niat awal hanya ikut memeriahkan acaranya pak, ehh malah dapat bonus label juara :)

      salam,

      Hapus
  2. Itu kalo lagi mesra ya...
    Kalo lagi cemburu, gambarannya kayak apa ya mas...??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin lirik lagu 'cemburu menguras hati' lebih layak mewakili pak, hehe
      soalnya susah juga milih kata-kata yang tepat untuk membuat puisi pak :)

      Hapus
  3. ngakak dulu ya soooobb,,hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. seneng rasanya bisa sedikit menghibur kawan :)

      Hapus
    2. langsung aku taruh du status fb..haha

      Hapus
  4. Wah keren sob puisinya.

    Salam sukses selalu sob...

    BalasHapus
  5. Lucu...Lucu... :D

    BalasHapus

Silakan tinggalkan komentar untuk saran, kritik, atau pertanyaan. Centang kotak "Beri tahu saya" di bawah komentar untuk mengetahui balasan via e-mail.
Bagi yang membutuhkan informasi spesifik, silakan menghubungi melalui laman Contact Me atau melalui laman Facebook.
Terima Kasih.